Selasa, 18 Maret 2025

Pustaka Tentang Senapan Serbu / Assault Rifle - IMBEL IA2



Pustaka kali ini akan mengulas secara pendek dan sepintas, mengenai satu type alutsista dari jenis senapan serbu alias assault rifle dari Brazil. Senapan serbu ini memang tidak terlalu terdengar kiprahnya, dan keberadaannya juga sulit terdeteksi. Beberapa alasan yang menyebabkan rendahnya atensi atas senjata ini diantaranya adalah populasinya yang sedikit serta kinerjanya yang kurang memuaskan. Walaupun dirancang dengan berbasis pada beberapa senapan serbu yang kondang dan andal, tetapi senapan serbu ini ternyata tidak mewarisi senjata rujukannya. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:

Senapan serbu ini pertama kali diungkapkan secara terbuka pada tahun 2010. Pengujian oleh Angkatan Darat Brasil segera dimulai. Pada tahun 2012, pesanan awal untuk 1.500 pucuk senapan serbu ini dikeluarkan oleh pemerintah Brazil. Senapan serbu ini didistribusikan di antara semua cabang angkatan bersenjata Brasil, termasuk angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, dan brigade operasi khusus. Senjata ini juga diadopsi oleh Polisi Militer Brasil dan beberapa pasukan penegak hukum. 

Beberapa sumber melaporkan bahwa pada tahun 2013 Tentara Brasil memesan 20.000 pucuk senapan serbu ini. Senapan serbu IA2 saat ini terus diproduksi untuk menggantikan posisi FAL, M16A2 dan HK33 yang sudah mulai menua, yang saat ini masih dioperasikan dalam militer Brasil.

Senapan serbu IMBEL IA2 varian awal dilengkapi dengan peluru Remington kaliber 5,56 x 45mm. Ini adalah amunisi standar NATO. Ada juga varian yang menggunakan amunisi 7,62x51 mm, yang juga standar dengan anggota AS dan NATO. Meski varian yang menggunakan amunisi 5,56mm dan 7,62mm terlihat mirip, padahal kedua varian ini adalah dua senjata berbeda dengan mekanisme internal yang juga berbeda.

IMBEL IA2 sedikit banyak mengadopsi mekanisme operasi FN FAL. Secara umum, senjata adalah senjata dengan mekanisme gas-operated.
Demikianlah tadi ulasan singkat yang yang membahas mengenai senapan serbu racikan dari Brazil, Imbel IA2. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.

(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Senapan Serbu / Assault Rifle - IMBEL IA2")

Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Senapan
#Senapan_Serbu
#Assault_Rifle
#Brazil

Senin, 17 Maret 2025

Pustaka Tentang Jawara Perang Teluk 1 - Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Challenger 1



Pustaka kali ini akan membahas dengan singkat dan ringan, mengenai satu type alutsista dari spesies Tank Tempur Utama atau lebih dikenal dengan Main Battle Tank dari Inggris. Tank ini termasuk salah satu dari segelintir tank yang pernah mencicipi perang yang sesungguhnya. Walaupun lawan yang dihadapi tidak seimbang alias inferior (kebanyakan adalah tank-tank generasi lama produksi Uni Soviet, namun tank ini tetaplah harus diperhitungkan karena prestasinya yang cukup baik saat itu. Walaupun kembali lagi segala penilaian tersebut sangat subyektif, jika didasarkan pada kondisi dari pertempuran yang tidak seimbang antara pasukan koalisi dengan Irak pada saat itu. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:

Tank ini dirancang menggunakan sistem proteksi baru berupa Chobham composite armour dan cast and rolled steel, tujuannya adalah menitikberatkan pada peningkatan proteksi dan daya tembak, bukan pada mobilitasnya. Tank tempur utama Challenger 1 memiliki persenjataan utama berupa meriam kaliber 120mm buatan Royal Ordnance, dipasang thermal sleeve, fume extractor, dan muzzle brake.

Selain itu, tank ini juga dilengkapi dengan persenjataan sekunder sepasang senapan mesin kaliber 7,62mm, salah satunya dipasang koaksial dengan meriam. Seluruh persenjataan ini dioperasikan oleh tiga orang kru pada turret, yaitu komandan, penembak, dan juru meriam, sedangkan juru mudi berada pada compartment yang berbeda. Dengan modernisasi pada peralatan digital and optical range finding dan fire control terbaru. Secara umum, tank ini memiliki performa yang diunggulkan pada era itu. 

Dapur pacu MBT Challenger 1 adalah mesin Rolls Royce CV12, yang mampu menghela tank ini dengan kecepatan tertinggi 57 km/jam dan jarak jelajah efektif 450km. Tiga varian berbeda lalu dikembangkan, dipasang sistem terbaru agar tetap menjadi salah satu tank yang paling diandalkan di dunia.

Pada bulan September 1978, MOD memesan kepada ROF Leed sebanyak 243 unit tank Challenger 1. Empat tahun kemudian pada bulan Desember 1982, MBT ini diterima oleh General Staff, dan saat itu masih terus diproduksi. Pesanan pertama cukup untuk membentuk empat resimen tank, dan pada bulan Juli 1984 ada tambahan pesanan 64 unit untuk resimen kelima. 

Itulah tadi pembahasan ringkas yang mengulas tentang  Jawara Perang Teluk 1 - Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Challenger 1. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.

(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Jawara Perang Teluk 1 - Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Challenger 1")

Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Tank
#Main_Battle_Tank
#Tank_Tempur_Utama
#Inggris

Pustaka Tentang Fotografi: Beauty Photography (Atawe Foto yang Mengusung Kecantikan), Satu Aliran dalam Fotografi, dan Penuturannya (Renungan Bagian Ketiga)



Pustaka di kesempatan ini difokuskan untuk mengulas secara ringkas, mengenai suatu "sub genre" dalam jagat jepret menjepret yang selanjutnya sub aliran ini diterakan nama sebagai "Beauty Photography". Dan sesuai dengan nama yang disandangnya, "aliran kecil" dalam fotografi ini lebih menitikberatkan pada sudut pandang keindahan, dimana si obyek foto dalam aliran ini akan secara total dipersembahkan ke kaca mata "Beauty" dalam makna yang sebenarnya. Atau dengan kata lain, si fotografer dan si model akan bersinergi secara "all out" untuk menghasilkan foto yang mampu mencapai level "indah" dalam batas maksimal. Berbagai hal digunakan untuk dapat mewujudkannya, mulai dari tata cahaya, sudut pengambilan foto, dan lain sebagainya. Dan penjabaran mengenai tema ini disajikan dengan sangat apik dalam artikel yang berjudul: "Beauty Photography (Atawe Foto yang Mengusung Kecantikan), Satu Aliran dalam Fotografi, dan Penuturannya (Cerita Bagian Ketiga)". Dan berikut ini adalah tulisan singkatnya:

2. Peran penting model

Pada beberapa kasus, pemilihan tokoh dalam frame alias model yang tepat untuk beauty shot menjadi faktor yang sangat berpengaruh pada berhasil atau tidaknya pemotretan hingga mendapatkan foto beauty yang memuaskan. Walaupun demikian, ada kalanya sang fotografer tidak memiliki “kekuasaan” untuk memilih modelnya (biasanya pada kasus, dimana model sudah ditentukan oleh brand (misal brand ambassador). Pada kejadian seperti ini, si fotografer akan dituntut untuk memaksimalkan model yang telah ditentukan ini dan memotretnya dengan perspektif yang khusus, dimana yang akan ditonjolkan adalah sisi "tercantik" dari si model, dan berusaha untuk "mengaburkan" sisi lainnya. 

3. Pencahayaan yang pas dan sesuai

Memang tidak perlu teknik memotret yang eksperimental, tapi fotografer yang ingin memotret beauty shot pastilah paham lighting. Baik natural ataupun artifisial. Pemanfaatan dan penggunaan lighting saat pemotretan akan menentukan hasil akhir foto beauty.

Demikianlah artikel singkat kali ini. Untuk penjelasan yang lebih terperinci, lebih mendetail, lebih panjang dan lebar dan dihiasi dengan asap rokok dan kopi hitam, Sobat Jepret dapat membacanya pada laman ini.


Artikel ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang berbagai ragam alutsista dari berbagai belahan dunia di laman militerbanget

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 
Laman fotografi trisoenoe

Tag: 
#Fotografi #Fotografer #tips fotografi

Kamis, 13 Maret 2025

Pustaka Tentang Pesawat Interdiksi dan Serang / Interdiction and Attack Aircraft - Sukhoi Su-24 Fencer (Bagian 1)



Pustaka kali ini akan membahas dengan pendek dan ringkas, tentang satu type alutsista dari jenis pesawat interdiksi dan serang dari Rusia. Pesawat ini mungkin kiprahnya tidak terlalu "menggelegar" seperti pesawat tempur yang seakan menguasai jagat pemberitaan di berbagai media dunia. Walaupun demikian, kontribusi pesawat ini dalam suatu pertempuran tidaklah kecil dan juga bisa dibilang sangat penting, walaupun efeknya lebih ke efek strategis ketimbang taktis, dimana pesawat ini lebih sering operasional di belakang garis pertahanan lawan dan mengeliminir berbagai fasilitas vital pihak lawan (yang mana peran tersebut apabila dapat terlaksana secara efektif akan melumpuhkan kemampuan lawan dalam bermanuver). Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:

Desain Sukhoi Su-24 dimulai pada awal 1960-an. Sukhoi, bagaimanapun, meninggalkan desain awalnya (sebuah pesawat bermesin ganda yang diperbesar yang didasarkan secara longgar pada konfigurasi Su-7, tetapi dengan kokpit tandem) untuk mampu mengadopsi mesin Delta T6 dengan konfigurasi jet angkat agar pesawat ini memiliki fitur lepas landas jarak pendek atau STOL. Sayangnya, mesin tersebut ternyata terlalu berat dan besar sehingga menimbulkan permasalahan pada bobot dan manuver. Untuk mengatasi hal ini, mesin T6 ini harus dirancang ulang.

Purwarupa modernisasi T-6-21G yang dihasilkan tidak memiliki fitur jet angkat (sehingga menyisakan ruang yang lebih besar untuk bahan bakar dan senjata) tetapi memiliki sayap ayun VG (variable geometry). Konfigurasi VG ditambahkan untuk meningkatkan kinerja lepas landas dan pendaratan. Pesawat melakukan penerbangan perdananya selama bulan Mei 1970 dan dipesan untuk diproduksi sebagai Su-24 pada akhir tahun 1970.

Produksi Su-24 dioperasikan di garis depan pada tahun 1973. Su-24 ditempatkan dengan kesatuan militer Uni Soviet di Jerman (Timur) pada tahun 1979, dan di Polandia. Pada tahun 1984, pesawat Su-24 dioperasikan secara penuh selama Perang di Afghanistan.

Su-24 asli mengalami sedikit perubahan dalam konfigurasi selama produksi, dan ini menyebabkan ASCC NATO hanya menetapkan tiga kode identifikasi (Fencer-A hingga -C) untuk pesawat SU-24. 

Itulah tadi pembahasan ringkas yang mengulas tentang  Pesawat Interdiksi dan Serang / Interdiction and Attack Aircraft - Sukhoi Su-24 Fencer (Bagian 1). Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.

(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Pesawat Interdiksi dan Serang / Interdiction and Attack Aircraft - Sukhoi Su-24 Fencer (Bagian 1)")

Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Pesawat
#Pesawat_Serang
#Pesawat_Serang_Taktis
#Rusia

Rabu, 12 Maret 2025

Pustaka Tentang Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Leclerc



Pustaka kali ini akan membahas dengan pendek dan ringkas, tentang satu alutsista dari jenis tank tempur utama alias main battle tank dari negara Prancis. Tank ini memiliki performa yang cukup bagus, dan sangat handal serta mematikan. Tank ini juga tergolong cukup modern dan dilengkapi dengan berbagai fitur terkini yang mampu mendongkrak daya gempurnya ke batas yang maksimum. Satu-satunya kekurangan dari tank ini ada di segi harga. Tank ini dibandrol dengan harga yang sangat tinggi, sehingga banyak negara-negara peminat yang langsung ciut dan mundur teratur begitu mengetahui harga tank ini yang sangat tinggi, ini mungkin yang menjadi penyebab mengapa tank ini memiliki populasi yang kerdil di dunia. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya: 

Leclerc adalah salah satu tank tempur utama terbaik di dunia. Sebanyak 406 unit tank ini diproduksi untuk Angkatan Darat Perancis. Beberapa sumber mengklaim bahwa saat ini hanya ada sekitar 340 unit MBT Leclerc yang masih operasional di Angkatan Darat Prancis. 

Sejak tahun 2011, ketika Angkatan Darat Perancis sepenuhnya menonaktifkan tank seri AMX-30, Leclerc menjadi satu-satunya MBT yang menjadi tulang punggung Perancis. Tank ini telah diekspor ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (sebanyak 390 unit plus 46 unit tank pendukung/service). Baru-baru ini MBT ini juga diekspor ke Yordania.

Tank ini menerapkan proteksi berupa sistem lapis baja modular canggih, yang dapat mengabsorbsi serta menangkal beberapa tipe senjata anti tank. Proteksinya adalah kombinasi dari baja, keramik, dan Kevlar. 

Modul proteksi yang rusak dapat dengan mudah diganti. Selain itu, sistem proteksi MBT ini dapat dengan mudah ditingkatkan dengan modul proteksi yang lebih canggih. 

Atap turret dan lambung dirancang untuk mampu menahan amunisi serangan atas. Sasis tangki dilapisi dengan side skirt yang lebar. Sistem kelistrikan utama diduplikasi untuk meningkatkan daya tahan (terutama dengan tipe serangan EMP).

Demikianlah ulasan singkat tentang  Tentang Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Leclerc. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.

(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Tentang Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Leclerc")

Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Tank
#Tank_Tempur_Utama
#Main_Battle_Tank
#Prancis

Senin, 10 Maret 2025

Pustaka Tentang Penerus Senapan Serbu “Terbaik di Dunia”, Senapan Serbu / Assault Rifle - AKM



Pustaka kali ini akan membahas dengan pendek dan ringkas, tentang satu alutsista yang kesohor dari jenis senapan serbu alias assault rifle dari Rusia. Senapan ini merupakan pengembangan lebih lanjut alias modernisasi dari senapan serbu yang sudah amat sangat kesohor, AK-47. Sewaktu senjata ini di design, harapan dari perancangnya adalah untuk mendongkrak lagi performa dari AK-47, walaupun ternyata senjata ini tak mampu menyaingi kehebatan AK-47, tetap saja senjata ini menjadi salah satu senjata yang sangat populer di dunia. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya: 

Berawal dari keinginan militer Rusia untuk meningkatkan performa AK-47 yang kemudian ditanggapi oleh Mikhail Kalashnikov yang lalu mengirimkan rancangan versi baru AK-47 dengan beberapa perbaikan kecil. Setelah melalui ujicoba singkat, akhirnya modernisasi senapan serbu AK-47 ini diadopsi untuk untuk digunakan pada tahun 1959, diberi kode AKM, dan digunakan bersama dengan senapan mesin ringan RPK. AKM ini menjadi standar senjata pasukan infantri hingga tahun 1974. Pada tahun 1985 semua senapan serbu AKM diganti dengan AK-74 yang lebih baik. Senapan serbu AKM ini banyak diekspor ke luar negeri. Karena kehandalannya, sejumlah negara lalu melisensi senapan serbu ini untuk diproduksi di dalam negeri mereka. Senapan serbu AKM saat ini digunakan oleh setidaknya 35 negara di seluruh dunia.

Menanggapi permintaan ini, Mikhail Kalashnikov lalu mengirimkan rancangan versi baru AK-47 dengan beberapa perbaikan kecil. Setelah melalui ujicoba singkat, akhirnya modernisasi senapan serbu AK-47 ini diadopsi untuk untuk digunakan pada tahun 1959, diberi kode AKM, dan digunakan bersama dengan senapan mesin ringan RPK. AKM ini menjadi standar senjata pasukan infanteri hingga tahun 1974. Pada tahun 1985 semua senapan serbu AKM diganti dengan AK-74 yang lebih baik. Senapan serbu AKM ini banyak diekspor ke luar negeri. Karena kehandalannya, sejumlah negara lalu melisensi senapan serbu ini untuk diproduksi di dalam negeri mereka. Senapan serbu AKM saat ini digunakan oleh setidaknya 35 negara di seluruh dunia.

Terlepas dari semua peningkatan tersebut, senapan serbu AKM sayangnya memiliki tingkat akurasi yang lebih rendah dari kebanyakan senapan serbu milik blok Barat. Namun senjata ini tetap menjadi salah satu pilihan karena keandalannya yang tak tertandingi, ketangguhannya, kesederhanaannya dalam hal operasional dan pemeliharaannya. Senjata ini tidak akan macet atau cookoff dalam kondisi terburuk sekalipun. 

Demikianlah ulasan singkat tentang  senapan serbu AKM yang dirancang untuk menggantikan senapan standar AK-47. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.

(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Penerus Senapan Serbu “Terbaik di Dunia”, Senapan Serbu / Assault Rifle - AKM")

Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:

Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Senapan
#Senapan_Serbu
#Assault_Rifle
#Rusia

Kamis, 06 Maret 2025

Pustaka Tentang Si Pelumat Panzer - Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Bagian 2



Pustaka kali ini akan membahas dengan ringkas, tentang satu alutsista unik dari jenis pesawat serang darat lansiran dari Jerman saat Perang Dunia II. Pesawat serang darat ini secara sekilas memang tidak terlalu menyeramkan, namun pada masanya, pesawat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi barisan lapis baja lawan. Dipersenjatai dengan meriam kaliber besar, pesawat ini dengan sangat mudah melumat tank milik pasukan Sekutu dari jenis apapun. Bukan hanya itu, barisan artileri lawan juga seakan menjadi tak aman lagi dengan kehadiran pesawat ini. Sayangnya, nasib alutsista ini sama dengan sebagian besar alutsista hebat buatan Jerman saat Perang Dunia II, yaitu harus kalah karena jumlahnya yang sedikit dan juga tarhambat dalam hal inovasi dan regenerasi. Walaupun masa operasional pesawat ini tergolong singkat, tetapi kehadiran pesawat ini menjadi inspirasi bagi pesawat-pesawat pelumat tank di masa-masa selanjutnya, seperti pesawat legendaris A-10 Warthog dari Amerika Serikat dan juga Su-25 Frogfoot daru Rusia. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya: 

HS-129 B-1

Bahkan sebelum varian A-1 dikirimkan, pesawat itu dirancang ulang menggunakan mesin radial Gnome-Rhône 14M, yang dirampas dalam jumlah tertentu ketika Perancis diokupasi Jerman dan terus diproduksi di bawah pendudukan Jerman. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 522 kW (700 hp) untuk tinggal landas, dibandingkan dengan mesin Argus yang hanya mampu menghasilkan tenaga sebesar 347 kW (465 hp). Mesin Radial Gnome-Rhone juga dibuat dalam versi dengan arah putaran berlawanan untuk arah putaran baling-baling, dan dipasang pada Hs 129 dengan mesin bagian kiri berputar searah jarum jam dan mesin bagian kanan berputar berlawanan arah jarum jam, jika dilihat dari arah depan. 

Model perputaran mesin yang berlawanan sangat efektif dalam mereduksi (bahkan menghilangkan) masalah torsi mesin. Pesawat A-1 dikonversi menjadi Hs 129 B-0 untuk pengujian (meskipun telah diklaim bahwa beberapa pesawat versi ini dijual ke Rumania) dan respon pilot terhadap pesawat ini dilaporkan sangat baik (banyak pilot yang menyukai kinerja varian ini, karena lebih baik kinerja dan performanya). Keluhan utama mereka adalah pandangan dari kanopi, jadi satu kaca depan yang lebih besar dan kanopi baru dengan penglihatan yang jauh lebih baik ditambahkan, menghasilkan model produksi Hs 129 B-1.

Demikianlah ulasan singkat tentang  Pertarungan Antara Dua Pesawat Tempur dari Dua Kekuatan Besar, MiG-21 vs F-4. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.


Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Pesawat
#Pesawat_Serang_darat
#Attack_Aircraft
#Jerman
#Perang_Dunia_II

Senin, 03 Maret 2025

Pustaka Tentang Pertarungan Antara Dua Pesawat Tempur dari Dua Kekuatan Besar, MiG-21 vs F-4: Siapa yang Lebih Unggul Semasa Perang Vietnam?



Pustaka kali ini akan mengulas secara singkat, tentang pertarungan antara dua jenis pesawat tempur dari Blok yang berbeda (Blok Barat dengan kekuatan utamanya adalah Amerika Serikat dan Blok Timur dengan Uni Soviet). Kondisi ini sangat menarik, karena keduanya memiliki sumber daya militer yang nyaris tak terbatas. Pada Perang Vietnam, kedua kekuatan besar tersebut mengusung berbagai alutsista yang terbaru di berbagai matra, termasuk matra udara untuk dapat melibas lawannya. Artikel kali ini yang akan diulas adalah matra udara dimana dua pesawat tempur teranyar dari kedua blok tersebut memiliki kesempatan untuk saling bertemu dan mempertontonkan kedigdayaan masing-masing. kedua pesawat itu adalah MiG-21 dan F-4, yang mana memiliki kharakteristik yang berbeda satu sama lain. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya: 

Jet tempur berkursi ganda F-4 Phantom (Hantu) memiliki bobot tempur hampir 19 ton, panjang 20 meter, dan bentang sayapnya 12 meter. Di sisi lain, MiG-21 memiliki berat “hanya” 10 ton dengan rentang sayap delapan meter. Fakta ini tentu membuat pesawat si Fishbed ini tampak seperti kurcaci di hadapan jet tempur Amerika tersebut. Namun, seperti kata pepatah: kecil-kecil cabe rawit! Kemampuan manuver MiG-21 amat luar biasa. Pesawat ini hampir tak terdeteksi. Siluet tipis jet pemburu ini seakan tersamarkan oleh warna langit. MiG-21 adalah lawan yang mengerikan bagi sang Hantu, tulis sumber dari National Interest.


Pesawat F-4 tentu memiliki kelebihan dalam hal konfigurasi awak. Kedua awak secara bersamaan memantau situasi, bermanuver, dan mengoperasikan senjata. Persenjataan standar F-4 adalah 6 sampai 8 unit rudal udara ke udara AIM-7 Sparrow atau AIM-9 Sidewinder. Sementara, pesawat MiG-21 hanya membawa dua rudal AA-2. Walaupun terkesan inferior dalam hal peluru kendali, pesawat “mungil” ini juga dipersenjatai dengan meriam kaliber 23mm yang terbukti sangat mematikan dalam pertempuran jarak dekat. Tak heran, belajar dari pengalaman semasa perang di Vietnam, Amerika mempersenjatai pesawat-pesawat F-4 dengan meriam Vulcan enam laras.

Demikianlah ulasan singkat tentang  Pertarungan Antara Dua Pesawat Tempur dari Dua Kekuatan Besar, MiG-21 vs F-4. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.


Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Pesawat
#Pesawat_Tempur_Multiperan
#Multirole_Aircraft
#Rusia
#Amerika_Serikat
#Pesawat_Tempur

Minggu, 16 Februari 2025

Pustaka Tentang Petarung Angkasa Terbaru Rusia, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - MiG-35



Pustaka kali ini akan mengulas secara singkat, tentang satu jenis alutsista dari tipe pesawat tempur multiperan atau lebih dikenal dengan multirole aircraft hasil racikan dari Rusia. Pesawat tempur ini memang bukanlah pesawat yang dirancang dari nol, melainkan pengembangan (atau modernisasi dan juga perbaikan) dari pesawat tempur yang sudah ada sebelumnya dan menag pesawat itu sudah terbukti sangat andal, baik dalam hal performa maupun dalam hal lain. Pesawat ini dimodernisasi dari pesawat tempur yang sangat kesohor, MiG-29, dan hasil modernisasi ini diberi nama MiG-35. Walaupun pesawat ini belum banyak membukukan catatan pertempuran, namun pihak perancang sangat yakin, bahwa pesawat ini akan mampu menorehkan sejarah baru dalam hal alutsista, sama seperti MiG-29. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:

Pesawat tempur multi-peran MiG-35 dikembangkan berdasarkan design MiG-29M yang sudah teruji. Desain keseluruhan pesawat baru ini mirip dengan MiG-29 versi dasar. Purwarupa pertama adalah modifikasi pesawat, yang sebelumnya berfungsi sebagai demonstran model MiG-29M2. Biro desain Mikoyan mengklasifikasikan MiG-35 sebagai pesawat tempur generasi 4++. Karena bobot yang meningkat, pesawat baru ini sekarang digolongkan sebagai pesawat tempur kelas menengah.

Pesawat baru ini juga telah mendapat sentuhan modernisasi dan peningkatan pada avionik dan sistem persenjataan, terutama radar active phased array aktif Phazatron Zhuk. Radar baru ini mampu mendeteksi lebih banyak target, lebih tahan terhadap system gangguan elektronik dari lawan, memiliki jangkauan deteksi yang lebih jauh dan dapat melacak serta mengunci lebih banyak target secara bersamaan. 

Radar ini memiliki jangkauan deteksi sekitar 130-160 km untuk target udara dan 300 km untuk target permukaan (terutama kapal). MiG-35 dapat melacak 30 target dan mengunci 6 di antaranya secara bersamaan. Pesawat ini juga dilengkapi dengan dua sistem lokasi optik. Yang ke depan mencari serta mengunci target udara. Radar ini dapat mendeteksi pesawat lawan yang masuk setidaknya dari 50 km dan pesawat yang keluar setidaknya dari 90 km. Sistem lokasi optik kedua ditempatkan di bawah badan pesawat dan mencari target permukaan. Radar ini dapat mendeteksi tank pada jarak 20 km. Namun tampaknya avionik dan sensor MiG-35 performanya lebih rendah dibandingkan dengan pesawat tempur milik Barat. 

Demikianlah ulasan singkat tentang Petarung Angkasa Terbaru Rusia, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - MiG-35. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.

(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Petarung Angkasa Terbaru Rusia, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - MiG-35")

Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:


Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe

Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh

Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas

Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh

Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah

Sumber: 

Tag:
#Alutsista
#Pesawat
#Pesawat_Tempur_Multiperan
#Multirole_Aircraft
#Rusia
#Pesawat_Tempur