Pustaka kali ini akan membahas dengan ringkas, tentang satu alutsista unik dari jenis pesawat serang darat lansiran dari Jerman saat Perang Dunia II. Pesawat serang darat ini secara sekilas memang tidak terlalu menyeramkan, namun pada masanya, pesawat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi barisan lapis baja lawan. Dipersenjatai dengan meriam kaliber besar, pesawat ini dengan sangat mudah melumat tank milik pasukan Sekutu dari jenis apapun. Bukan hanya itu, barisan artileri lawan juga seakan menjadi tak aman lagi dengan kehadiran pesawat ini. Sayangnya, nasib alutsista ini sama dengan sebagian besar alutsista hebat buatan Jerman saat Perang Dunia II, yaitu harus kalah karena jumlahnya yang sedikit dan juga tarhambat dalam hal inovasi dan regenerasi. Walaupun masa operasional pesawat ini tergolong singkat, tetapi kehadiran pesawat ini menjadi inspirasi bagi pesawat-pesawat pelumat tank di masa-masa selanjutnya, seperti pesawat legendaris A-10 Warthog dari Amerika Serikat dan juga Su-25 Frogfoot daru Rusia. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:
HS-129 B-1
Bahkan sebelum varian A-1 dikirimkan, pesawat itu dirancang ulang menggunakan mesin radial Gnome-Rhône 14M, yang dirampas dalam jumlah tertentu ketika Perancis diokupasi Jerman dan terus diproduksi di bawah pendudukan Jerman. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 522 kW (700 hp) untuk tinggal landas, dibandingkan dengan mesin Argus yang hanya mampu menghasilkan tenaga sebesar 347 kW (465 hp). Mesin Radial Gnome-Rhone juga dibuat dalam versi dengan arah putaran berlawanan untuk arah putaran baling-baling, dan dipasang pada Hs 129 dengan mesin bagian kiri berputar searah jarum jam dan mesin bagian kanan berputar berlawanan arah jarum jam, jika dilihat dari arah depan.
Model perputaran mesin yang berlawanan sangat efektif dalam mereduksi (bahkan menghilangkan) masalah torsi mesin. Pesawat A-1 dikonversi menjadi Hs 129 B-0 untuk pengujian (meskipun telah diklaim bahwa beberapa pesawat versi ini dijual ke Rumania) dan respon pilot terhadap pesawat ini dilaporkan sangat baik (banyak pilot yang menyukai kinerja varian ini, karena lebih baik kinerja dan performanya). Keluhan utama mereka adalah pandangan dari kanopi, jadi satu kaca depan yang lebih besar dan kanopi baru dengan penglihatan yang jauh lebih baik ditambahkan, menghasilkan model produksi Hs 129 B-1.
Demikianlah ulasan singkat tentang Pertarungan Antara Dua Pesawat Tempur dari Dua Kekuatan Besar, MiG-21 vs F-4. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.
(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Si Pelumat Panzer - Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Bagian 2")
Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu
Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:
Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe
Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh
Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas
Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh
Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah
Sumber:
laman MILITERBANGET
Tag:
#Alutsista
#Pesawat
#Pesawat_Serang_darat
#Attack_Aircraft
#Jerman
#Perang_Dunia_II