Pustaka kali ini akan mengulas secara singkat, tentang satu jenis alutsista dari spesies tank tempur berat alias heavy tank hasil racikan dari Jerman. Tank ini memang sangat terkenal dan menjadi legenda pada saat Perang Dunia II. Reputasinya yang sangat menakutkan pada saat perang besar tersebut membuat barisan tank Sekutu akan berusaha keras untuk menghindari konfrontasi langsung dengan tank ini. Reputasi Tiger yang sangat menakutkan ini tercipta karena berbagai sebab, diantaranya adalah senjata utamanya yang sangat mematikan (kaliber 88mm), lapisan baja yang sangat tebal, dan dibumbui dengan kepiawaian kru dalam memaksimalkan tank ini. Dengan segudang kelebihan tadi, tak aneh rasanya jika tank-tank sekutu lebih memilih kabur pada saat bertemu dengan tiger, atau jika memang harus berhadapan langsung, tank-tank Sekutu akan memilih strategi keroyokan ketimbang harus bertempur satu lawan satu. Walaupun dalam kenyataan yang sebenarnya, performa tank tiger tidaklah se"superior" seperti yang diberitakan di media-media, tetapi Tiger tetaplah menjadi alutsista yang sangat menakutkan pada saat Perang Dunia II. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:
Kebanyakan ace tank Jerman yang paling ternama dalam Perang Dunia II mencatat kemenangan-kemenangan gemilang bersama tank Tiger. Banyak kisah menarik tentang ketangguhan tank Tiger di medan pertempuran. Misalnya seperti kisah tentang Tiger yang dipimpin oleh SS-Oberscharführer Franz Staudegger, seorang prajurit muda yang baru berusia 20 tahun, yang seorang diri berhasil menghancurkan 22 unit tank T-34 Uni Soviet dalam pertempuran Kursk.
Dimulai ketika pada 5 Juli 1943, Batalion ke-2 Resimen Panzer Jerman "Leibstandarte" dari Divisi pertama SS-Adler melancarkan serangan ke posisi musuh. Franz Staudegger terpaksa tinggal di belakang karena tank Tigernya mengalami kerusakan. Seorang pengintai memberi berita bahwa satu rombongan besar yang terdiri kurang lebih 50-60 tank T-34 sedang melaju cepat ke arahnya.
Setelah selesai dengan proses perbaikan, Franz Staudegger memacu Tigernya untuk menyongsong rombongan T-34 tersebut. Pertempuran tidak dapat dihindari. Dalam 2 jam, Franz Staudegger berhasil menghancurkan 17 unit T-34. Tidak ada satu pun tembakan T-34 yang mempan terhadap tank Tigernya. Pasukan Uni Soviet memilih menarik mundur pasukannya. Franz Staudegger sedang dalam semangat yang berkobar-kobar dan memutuskan untuk mengejar tank Uni Soviet tersebut. Semua ini dilakukan seorang diri.
Demikianlah ulasan singkat tentang Monster Baja NAZI Jerman, Sang Penebar Maut - Tank Tempur Berat / Heavy Tank - PzKpfw VI (Panzerkampfwagen VI) "TIGER" (Bagian 2). Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.
(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Monster Baja NAZI Jerman, Sang Penebar Maut - Tank Tempur Berat / Heavy Tank - PzKpfw VI (Panzerkampfwagen VI) "TIGER" (Bagian 2)")
Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu
Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:
Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe
Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh
Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas
Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh
Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah
Sumber:
laman MILITERBANGET
Tag:
#Alutsista
#Tank
#Tank_Tempur_Berat
#Heavy_Tank
#Jerman
#Perang_Dunia_II