Pustaka kali ini akan mengulas secara singkat, tentang satu jenis alutsista dari tipe pesawat tempur multiperan atau lebih dikenal dengan multirole aircraft hasil racikan dari Rusia. Pesawat tempur ini memang bukanlah pesawat yang dirancang dari nol, melainkan pengembangan (atau modernisasi dan juga perbaikan) dari pesawat tempur yang sudah ada sebelumnya dan menag pesawat itu sudah terbukti sangat andal, baik dalam hal performa maupun dalam hal lain. Pesawat ini dimodernisasi dari pesawat tempur yang sangat kesohor, MiG-29, dan hasil modernisasi ini diberi nama MiG-35. Walaupun pesawat ini belum banyak membukukan catatan pertempuran, namun pihak perancang sangat yakin, bahwa pesawat ini akan mampu menorehkan sejarah baru dalam hal alutsista, sama seperti MiG-29. Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:
Pesawat tempur multi-peran MiG-35 dikembangkan berdasarkan design MiG-29M yang sudah teruji. Desain keseluruhan pesawat baru ini mirip dengan MiG-29 versi dasar. Purwarupa pertama adalah modifikasi pesawat, yang sebelumnya berfungsi sebagai demonstran model MiG-29M2. Biro desain Mikoyan mengklasifikasikan MiG-35 sebagai pesawat tempur generasi 4++. Karena bobot yang meningkat, pesawat baru ini sekarang digolongkan sebagai pesawat tempur kelas menengah.
Pesawat baru ini juga telah mendapat sentuhan modernisasi dan peningkatan pada avionik dan sistem persenjataan, terutama radar active phased array aktif Phazatron Zhuk. Radar baru ini mampu mendeteksi lebih banyak target, lebih tahan terhadap system gangguan elektronik dari lawan, memiliki jangkauan deteksi yang lebih jauh dan dapat melacak serta mengunci lebih banyak target secara bersamaan.
Radar ini memiliki jangkauan deteksi sekitar 130-160 km untuk target udara dan 300 km untuk target permukaan (terutama kapal). MiG-35 dapat melacak 30 target dan mengunci 6 di antaranya secara bersamaan. Pesawat ini juga dilengkapi dengan dua sistem lokasi optik. Yang ke depan mencari serta mengunci target udara. Radar ini dapat mendeteksi pesawat lawan yang masuk setidaknya dari 50 km dan pesawat yang keluar setidaknya dari 90 km. Sistem lokasi optik kedua ditempatkan di bawah badan pesawat dan mencari target permukaan. Radar ini dapat mendeteksi tank pada jarak 20 km. Namun tampaknya avionik dan sensor MiG-35 performanya lebih rendah dibandingkan dengan pesawat tempur milik Barat.
Demikianlah ulasan singkat tentang Petarung Angkasa Terbaru Rusia, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - MiG-35. Untuk artikel yang jauh lebih lengkap serta lebih detil, rekan-rekan dapat membacanya pada artikel aslinya di sini.
(Artikel ini telah tayang di laman militerbanget dengan judul asli: "Petarung Angkasa Terbaru Rusia, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - MiG-35")
Artikel asli ditulis oleh: Tuntas Trisunu
Baca juga berbagai artikel menarik di berbagai laman berikut ini:
Artikel tentang fotografi di laman trisoenoe
Artikel tentang khasiat dan manfaat buah, sayuran, serta tanaman di laman portal receh
Artikel tentang alat utama sistem senjata di laman kilas copas
Artikel tentang khasiat dan manfaat tanaman di laman portal lambe receh
Artikel tentang berbagai misteri, kisah horror, dan lain-lain pada laman portal kisah
Sumber:
laman MILITERBANGET
Tag:
#Alutsista
#Pesawat
#Pesawat_Tempur_Multiperan
#Multirole_Aircraft
#Rusia
#Pesawat_Tempur