Kamis, 01 Juli 2021

Pustaka Tentang Fotografi: Apa Sih Bedanya "Fotografer" dengan "Tukang Foto"....???? (Tulisan ini adalah tulisan bagian Pertama)


"Sang Fotografer"
pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Pustaka kali ini akan membahas secara singkat, tentang catatan ringkas dan pendek dari seorang (yang bukan) fotografer, mengenai definisi yang bias antara apa itu "tukang foto" dan apa itu "fotografer" serta korelasi antara keduanya. Dan artikel tersebut tertuang dalam tulisan yang sangat menarik berjudul "Apa Sih Bedanya "Fotografer" dengan "Tukang Foto"....???? (Tulisan ini adalah tulisan bagian Pertama)". Dan berikut ini adalah artikel singkatnya:

Kalau saja malam itu saya ada kerja lembur, dan harus terpaku di kantor, atau kalau saja saya punya kemampuan meramal yang cespleng dan jitu, tentu saja cerita di bawah ini tak akan pernah terjadi. Saya tak akan kehilangan jatah rokok saya, dan saya juga tak akan pernah melakukan dosa karena bolos kerja esok harinya dengan alasan sakit.

Itu semua berawal, ketika kawan saya bedul (bukan nama sebenarnya….sengaja saya sembunyikan nama aslinya, tapi saya suka panggil dia bedul, hanya isengnya saya saja) mengajak saya untuk ketemu. Kawan saya ini punya hobby yang sama dengan saya, jepret-jepret sambil nulis cerita di blog.

Sore itu, entah kenapa, si bedul ini ajak saya ketemu, kangen katanya, mau cerita-cerita sembari ngopi di warung kopi dekat kantor di Kemayoran. Tak biasanya ini kawan ajak saya ketemu selain di tempat foto, tentu ada hal penting yang mau dia obrolin, atau mungkin dia mau kasih jual lensanya ke saya….hehehehehe…semoga!

Jam 7 malam lewat sedikit, saya sudah duduk manis di TKP, di warung kopi yang sederhana, menunya sederhana, dan yang paling penting, harganya juga sederhana, cocok betul dengan isi dompet saya di tanggal segini. 

Waduh, rupanya si bedul belum datang, kawan saya yang satu ini masih juga belum sembuh penyakit ngaretnya, saya sudah tak kaget lagi, sudah sering ini kawan terlambat, saking terbiasanya saya sama ngaretnya dia, saya malah kaget kalau dia datang tepat waktu.

Ya sudah, sebaiknya saya ngopi saja dulu, sembari tunggu kawan saya muncul, segelas kopi tentu bisa jadi pembunuh waktu yang mujarab.

Satu gelas kopi datang, sruput sedikit, lalu teruskan kegiatan baca-baca artikel yang menarik di internet. Belum lagi sampai setengah gelas, kawan saya itu datang juga. “Hallo om”, saya menoleh, dan memang rupanya si bedul itu yang datang.

Demikianlah artikel singkat ini. Untuk uraian yang lebih lengkap, dapat disimak di sini.

(artikel ini telah tayang di laman trisoenoe.com dengan judul asli: "Fotografer" dengan "Tukang Foto"....???? (Tulisan ini adalah tulisan bagian Pertama)")

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Silahkan baca-baca berbagai artikel menarik di laman:

Sumber: 

Tag: 
#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photoshop #Tallent #MUA, #Covid-19, #Corona Virus, #Isolasi Mandiri, #Pendemi Covid-19

Tidak ada komentar:

Posting Komentar